Breaking News

Sabtu, 07 Februari 2026

Komite Sekolah SDN 1 Kuripan: Isu Pungli Tersebut Adalah Hoax

 


Grobogan- Radjuh, Ketua Komite SD Negeri 1 Kuripan Kec. Purwodadi Grobogan Jawa Tengah, Agus Wijiantoro membantah keras adanya pungutan liar dalam kegiatan study tour siswa SD tersebut, pasalnya kegiatan sudy tour untuk siswa klas 5 dan 6 selalu terencana dan dilakukan setiap 2 tahun sekali.


Ia menyampaikan hal itu kepada media, pada Jumat (6/2/2026) di sekolah tersebut terkait adanya isue dari media sosial yang beredar menyebutkan bahwa SDN 1 Kuripan melakukan pungli kepada sejumlah wali murid untuk kegiatan study tour. 

"Kegiatan tersebut merupakan program 2 tahunan dan itupun telah disepakati oleh semua wali murid klas 5 dan 6. Sekali lagi pungli di sekolah ini sama sekali tidak ada dan saya bertanggungjawab sepenuhnya karena saat itu saya yang memimpi pertemuan yang membahas rencana wisata"  tegasnya didampingi Kepala SDN 1 Kuripan Agung Budi Utomo dan perwakilan wali murid. 


Agus berharap dengan klarifikasi ini semua walimurid dan masyarakat bisa memahami dan tidak ada kesalah fahaman. 

"Semua sudah klir tidak ada masalah"  ucapnya

Terkait tabungan siswa,  Agus menyampaikan tabungan wisata yang dilakukan di sekolah tersebut merupakan kesepakatan bersama wali murid dan diikuti oleh wali murid kl 1 hingga klas 6 sehingga bisa meringankan beban  wali murid ketika program wisata itu dilaksanakan dimana dana tabungan wisata tersebut dikelola dengan baik.


" Saya tahu, dana tabungan untuk wisata murid itu dikelola dengan baik dan bertanggungjawab kok" ungkap Agus yang sudah sejak 2009 hingga sekarang menjabat Ketua Komite sekolah tersebut.

Sebagaimana diketahui isue pungutan liar di SD tersebut mengemuka di platform medsos beberapa hari lalu yang menyebutkan Kepala SDN1 Kuripan Purwodadi Grobogan diduga melakukan pungutan liar kepada murid terkait kegiatan wisata atau study tour. Dalam narasi itu para walimurid mendesak agar Kepala sekolah diganti dan meminta Dinas Pendidikan Kab. Grobogan segera melakukan penyelidikan atas dugaan tersebut. 


Namun setelah Ketua Komite memberikan pernyataan atau klarifikasi atas dugaan korupsi uang tabungan siswa, semua pihak terkait diharapkan bisa memahami dan tidak menimbulkan masalah baru. 

Cl-Jkw

Tidak ada komentar:

Posting Komentar