Breaking News

Selasa, 19 Mei 2026

WNI Diculik Israel, Republika Desak Presiden Prabowo & Menlu Sugiono Segera Ambil Langkah Diplomasi


 

JAKARTA, Cakrawala Online - Redaksi Republika secara resmi telah meminta bantuan kepada Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), untuk melacak keberadaan dua jurnalisnya yang ditahan oleh otoritas Israel di perairan Mediterania.

Wakil Pemimpin Redaksi Republika, Stevy Maradona menyebut pihaknya langsung meneruskan video SOS kiriman Bambang Noroyono atau Abeng kepada Kemenlu sesaat setelah diterima pada Senin sore.

"Kemenlu responsnya juga gegas, langsung bertindak. Terima kasih Kemenlu juga langsung meneruskan situasi terkininya ke jejaring mereka di perairan Mediterania," kata Stevy Maradona saat sesi wawancara dengan Tribunnews, Selasa (19/5/2026).

Saat ini, upaya pencarian difokuskan melalui tiga Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang berada di wilayah terdekat, yakni KBRI Turki, KBRI Yordania, dan KBRI Mesir. 

Selain itu, jaringan di Siprus yang masuk dalam wilayah kerja KBRI Italia juga turut dikerahkan. Namun, Stevy mengakui tantangan besar membentang dalam misi penyelamatan ini.

Mengingat Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel, proses negosiasi dan pencarian informasi menjadi sangat terbatas. "Yang agak mengkhawatirkan adalah kalau misalnya relawannya itu dibawa masuk ke Israel. Aduh, itu yang menurut kita lebih 'greget' lah ya. Karena kita tahu bahwa Indonesia dan Israel kan tidak punya hubungan diplomatik. Secara legal formal resminya tidak ada," ungkapnya.

Stevy pun berharap Presiden Prabowo Subianto dan Menlu Sugiono bisa segera memberikan pernyataan resmi (statement) serta menekan secara internasional agar para WNI yang ditahan bisa segera dipulangkan ke tanah air.

"Keluarga dan kami meminta Presiden Prabowo untuk segera bertindak, melacak di mana keberadaan para relawan. Bukan cuma dua jurnalis Republika, tapi seluruh sembilan relawan Indonesia yang ikut dalam pelayaran tersebut," tegas Stevy. rh - Sumber: Tribunnews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar