Breaking News

Rabu, 29 April 2026

Meninggal di Taiwan, Jenazah Pekerja Migran Asal Purwodadi Dipulangkan

 



Grobogan – Radartujuh, Jenazah Pekerja Migran Indonesia asal Grobogan yang meninggal dunia di Taiwan akhirnya tiba di kampung halaman dan disambut suasana duka oleh keluarga serta warga sekitar.

Pekerja Migran Indonesia tersebut diketahui bernama Archi Xaviera, warga Grobogan yang meninggal dunia saat bekerja di Taiwan dan jenazahnya dipulangkan ke tanah air pada Rabu (29/4/2026).

Jenazah Archi Xaviera langsung dibawa menuju rumah duka di Lingkungan Kalongan RT 1 RW 1, Kecamatan Purwodadi, setibanya di Grobogan.

Kedatangan jenazah disambut tangis keluarga yang telah menunggu sejak pagi hari di rumah duka. Prosesi serah terima jenazah berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai pihak terkait.

Archi Xaviera diketahui merupakan pemuda berusia 23 tahun yang bekerja sebagai PMI di Taiwan. Ia dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan pekerjaannya di luar negeri.

Informasi terkait penyebab kematian diperoleh dari Disnakertrans Grobogan yang mendapatkan informasi resmi dari pihak berwenang. Hal itu disampaikan Kepala Disnakertrans Grobogan, Teguh Harjokusumo melalui Kabid Penempatan Tenaga Kerja, Roni.

“Kami mendapatkan informasi dari Kedubes Indonesia di Taiwan melalui BP3MI yang menjelaskan bahwa Saudara Archi Xaviera meninggal dunia karena sakit dengan indikasi serangan jantung pada Sabtu 4 April 2026,” jelas Roni.

Pihak Disnakertrans Grobogan juga menjelaskan bahwa almarhum berangkat ke Taiwan secara prosedural dan legal.

“Sejak berangkat, almarhum belum pernah pulang ke Indonesia,” tambah Roni.

Archi diketahui berangkat bekerja ke Taiwan melalui PT Graha Cipta Utama Tangerang pada tahun 2020. Selama bekerja di luar negeri, ia belum sempat kembali ke tanah air untuk menemui keluarganya di Kota Purwodadi.

Berkoordinasi

Kapolsek Purwodadi, AKP Siswanto, menyatakan pihaknya turut hadir dalam proses serah terima jenazah.

“Usai serahterima, jenazah dikebumikan di TPU Kalongan,” jelas AKP Siswanto dalam keterangannya.

Ia juga menyebut pihak kepolisian telah berkoordinasi sejak awal menerima kabar duka tersebut.

“Sejak mendapatkan kabar meninggalnya almarhum, kami langsung berkoordinasi dengan Disnakertrans Grobogan. Dari hasil pengecekan, yang bersangkutan resmi terdata di Disnakertrans Grobogan secara legal,” tambah AKP Siswanto.

Menuru AKP Siswanto, pihak keluarga almarhum menerima kepergian Archi dengan penuh keikhlasan.

Setelah prosesi serah terima selesai, jenazah langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kalongan. VTS – Sumber : Suarabaru.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar